Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Ha, senja?

Senja 25/10/19.   I Mata memerah  Bangun hendak cerita Kepada siang II Panas menyengat Rapuh hati dipasung Hidup dan uang III Rasa hatiku  Tersayat kenyataan Nota dan emas IV Pasrah sudahi Tak ada air mata Aspal panas-Nya V Gerigi terus Memutar pikiranku Mulai kembali VI Kepada angin Di jalan tanpa batu Sore yang raya VII Akhirnya diam Ucapan kotor mulut Kepada senja VIII Perlahan sirna Anak panah yang lepas Burung berkelebat IX Menghujam dada Darah keluar deras Rona merah itu X Maka sudahlah Selesai dalam hening Gemuruh adzan

Trihatekno

Aku yang mati tak terkoneksi Wi-Fi Miskin kuota Bingung dan resah tidak punya kuota Sendiri sepi Duduk dan diam Dingin nya malam hujan Tak terkoneksi 15/02/21

Tentang Dunia yang Mungkin Ada

  Dunia sekarang semakin cepat. Bukan hanya waktu. Mulai dari makanan, minuman, sampai informasi dan hal lain tak dapat dibendung kecepatannya. Kecuali pilihan menolak atau menyingkir dari pola-pola instan. Mie instan mungkin sejak paruh abad yang lalu mulai diproduksi dan membeludak. Kini tak hanya mie instan melainkan semua jenis makanan dari makanan berat sampai ringan. Menilik minuman pun demikian, sejak bila cocacola dan minuman soft drink serta mineral kemasan. Begitupun pakaian. Jika ditelisik lebih jauh. Ini jelaslah dampak dari kecanggihan teknologi dan kapitalisme yang tak kunjung menggali liang lahatnya sendiri. Dari teknologi transportasi dan komunikasi, menjadikan apa-apa lebih mudah. Ditambah sokongan kebutuhan sehari-hari yang telah disediakan pemilik modal dari keringat para proletar yang setiap hari bekerja seperti robot. Ini akan berlanjut sampai para pekerja menjadi pengangguran karena digantikan oleh mesin dan robot. Sudah terlihat sekarang. Apakah ini zaman a...