Kata-kata hanya mewakili beberapa tetes saja
Kasih yang turun ke jalan
Turun ke pelukan
Turun ke persembahan
Turun ke pangkuan
Turun ke kehangatan
Lagu-lagu hanya beberapa nada saja
Kasih yang turun ke tanah
Terbentur atap rumah
Dedaunan yang tabah, juga
Cipratan di persimpangan jalan
Dan kali yang mengalirkan kebenaran
Kdr, 21/10/20
1
Panas sekali ragamu
Di bakar habis kenanganmu
Pedih sekali hatimu
Di tusuk rindu setiap waktu
Dingin sekali ragamu
Di hujani kenyataan hari-harimu
Dan, beku sekali hatimu
Di butakan angkara keduniawianmu
Dimana hangat tubuhmu yang dulu
Di peluk mesra kedamaianmu
Mjg, 01/20/11
2
Cucuran air pagi hari
Sedikit memberi jeda
Sebelum reda;
bangun seonggok kata
Tetesnya merangkul jalan
Masuk ke lubuk melalui cela
Sedikit sulit berkata
(Tegur Sapa) pada jiwa
Bahkan, genangan tercipta
Menahan derita
Menunggu kesempatan
Dan menanggung kesakitan
BK, 6-6-20
3
Apa hubungannya sastra dengan Fisika?
Eh, wanita!
Iya, wanita adalah sastra;
Sastra adalah wanita;
Dan penyair hanya menerka-nerka.
4
Rindu yang baik adalah rindu yang mengakomodasi pertemuan, yang tidak mengharuskan bersua sekarang juga, yang memaklumi bahwa jarak dan waktu bekerja sesuai porsinya.
Komentar
Posting Komentar